MJ

Michael Jackson.

Like most kids in the 80’s, I too was caught up in Michael Jackson Mania. My Thriller tape is chewed due being played so many times and we all tried the moonwalk.

Just so happens my parents took a trip stateside so of course I requested all things MJ. My mother deliver magazines and a poster wall of MJ at his most good looking face IMHO with just the nose done. Such talents and charisma.

As years go by, new players streams in and out of my consciousness. But somehow MJ made a spot on my permanent playlist. I watched his videos, tried to learn the dance routines (without much success I must add) and is a welcoming presence in new towns I have to live in. While I must navigate new places, make new friends, which is never an easy thing to do . Just as I’m getting slightly lonely, there’s someone I know since elementary school. There, on my MTV is Michael, singing and dancing his latest song.

I thought it’s kinda interesting how the last of these was during my America years. The last stop before going back home. It’s like, ok, I’m big enough now to cope on my own, I can handle these new things now.

And now he is gone. HisStory has ended. But his spirit lives on. Just take a look at yourself and make that change!

Take care Michael.Hope you’re in a better place now.

6 Cara Mudah Memilih Presiden

Ingin memilih? Punya hak suara? Masih bingung siapa yang dipilih? Ikuti langkah2 berikut ini:

1. Kalau kamu suka dengan Pemerintahan saat ini, maka pilihlah incumbent, ato presiden yang sekarang. Rasanya nggak bakalan berubah drastis.

ATAU

2. Pilih capres yang manifesto/perkataan/tindakannya kamu paling cocok. Mungkin nggak semua perkataannya kamu suka atau setuju tapi dari ketiga calon tersebut biasanya sih ada satu yang lebih menonjol untuk kamu dibanding yang lainnya.

ATAU

3. Tanya seseorang yang opini politiknya kamu percaya trus pikirkan kembali setuju nggak ama dia.

Saya biasanya suka diskusi dengan Ibu dan suami saya. Ibu saya suka milih berdasarkan perasaan sementara suami saya suka memikirkan hal-hal seperti ini. Entah kenapa seringkali pilihan mereka suka sama!

ATAU

4. Proses eliminasi. Coret kandidat yang kamu tidak ingin jadi presiden sampai ada sisa satu, nah pilihlah dia. Kecuali kamu mencoret semuanya…

ATAU

5. Pilih tidak memilih. Pilih Golput.

ATAU

6. Ketika berada di bilik pemilihan, buka kertas suaranya, tutup mata, gerakan tangan kanan diatas foto para kandidat bulak balik kiri kanan dan nyanyikanlah lagu berikut ini;
“Hom pim pah alaihum gambreng. Pok Ijah pakai baju rombeng!” untuk kemudian dilanjutkan dengan lagu ini,
“Cap cip cup pisang rebus, duit seratus bintang kejeblus!”

Diatas foto siapa tangan kamu berhenti maka dialah yang kamu pilih.

Kalau kamu nggak percaya sama Tuhan, bisa juga tanya Jelangkung. Tapi kayaknya sama KPU nggak boleh deh main Jelangkung di bilik pemilihan. Jadi tanya aja sebelumnya ya.

Selamat memilih!

Pilpres Damai?

Membaca berita pemilu Iran seperti melihat pemilu negara kita sendiri. Masalah kecurangan selalu menjadi momok pemilu dimanapun. Namun lebih penting dari itu adalah bagaimana pihak yang kalah dan menang menyikapinya. Apabila menyikapinya dengan seruan bakar! Kemudian yang menang membalasnya dengan bakar! ya hangus dong. Malah jadi makin sumir apa yang sebetulnya terjadi. Benarkah ada kecurangan? Validkah ketidak-puasan rakyat? Yang mana yang benar sebenarnya? Ada yang berlaku curang? Ada yang digoyang2 negara lain? Ada yang memang kesejahteraan dan kebebasannya diabaikan? Entahlah.

Sejujurnya saya jadi agak takut mengingat kita pun akan menjalani pemilu. Seruan2 pemilu satu putaran menurut saya kurang etis mengingat kita punya 3 calon presiden. Kalau memang hanya 2 jelas kita hanya akan punya 1 putaran. Lha kalau 3 sementara kualitasnya pada sama aja gitu? Nggak ada yang benar2 kinclong, meski sekarang sih sudah mulai terlihat jelas siapa yang lebih bersinar dengan segala kekurangannya.

Sekarang saya sudah punya ide siapa yang akan saya pilih karena masih nggak tega untuk golput. Belum saatnya kita (saya) untuk mengabaikan hak pilih begitu saja.

So, please please jangan direkayasa sehingga hanya ada 1 putaran kalau memang kenyataan tidak demikian. Nggak usah ngambek kalau ternyata harus 2 putaran.Nggak usah ngambek kalau jagoannya kalah. Nggak usah mengada-ada lewat aneka survey. Tolonglah “Demi Rakyat” itu betul ada dalam hati dan bukan hanya retorika belaka. Masih ada kehidupan setelah kehidupan.

Sungguh saya harap pilpres berlangsung JUJUR dan DAMAI, demi kesejahteraan kita semua.

WORKSHOP DONGENG BERSAMA KAK UCON

Yuk ikutan workshop dongeng bareng kak Ucon!!!

Mendongeng memang tidak semudah yang kita bayangkan, tidak bisa asal mengarang,
butuh persiapan matang. Sebagai orang tua yang ingin selalu memberikan
yangterbaik bagi anak-anaknya, tentu akan rela berkorban untuk menyediakan
waktu, tenaga, uang.

Milist PembacaAsmaNadia dan Rumah Baca AsmaNadia mengerti kegelisahan tersebut.
Untuk memfasilitasi tumbuh kembangnya budaya mendongeng ini, maka Kami membuka
kelas ofline khusus Mendongeng yang ditujukan untuk para orang tua, guru TK,
kakak yang punya adik, bapaknya anak-anak atau siapapun yang ingin mengetahui
bagaimana cara-cara mendongeng yang baik. Kapan dan di mana? berikut
informasinya:

Acara: Kelas Mendongeng Asma Nadia bersama Kak Ucon
Hari/tanggal: Sabtu, 20 Juni 09
Waktu: (12.30) 13.00-16.30
Lokasi: Kencana Permai II/4, Pondok Indah, Jakarta Selatan
Investasi: Rp. 20.000/orang
Peserta dibatasi 25 orang
Susunan Acara:

12.00-12.55 – Shalat dzuhur berjamaah dan makan siang.
12.55-13.00 – Introduksi (Asma Nadia)
13.00-16.30 – Workshop Mendongeng bersama Kak Ucon
16.30-16.40 – Penutup dan foto bersama

Persyaratan Peserta:

membawa 1 mainan baru (apa saja) + 2 buku (baru/bekas) didistribusikan untuk
anak dhuafaInvestasi Rp. 20.000/orang, ditransfer paling lambat tgl 15 Juni 2009
ke:
Rek BCA No 6090137563 an Widya Asman
Rek BNI No 0123926237 an Widya Asman
Konfirmasi setelah transfer
HP : 0817852314/0217417363
email : widya.wijanarko@yahoo.com

So, ga ada alasan untuk menggantikan dongeng dengan hal lain, ikuti workshopnya,
daftar sekarang juga! Tempat terbatas.

Rute:

– Dari terminal Blok M menuju Pondok Indah naik Metromini no 72 jurusan Blok M –
Leubak Bulus, turun di Pom Bensin (yang ada rental videonya) setelah Pondok
Indah Mall. Masuk ke jalan Metro Kencana, belok ke sekolah kencana, belok ke
kencana permai II/4

– Dari terminal Lebak Bulus, naik Metromini no 72 ke arah Blok M, turun di
seberang Pom Bensin (yang ada rental videonya) sebelum Mall Pondok Indah, atau
setelah bundaran PI, lalu nyeberang dan masuk Metro Kencana, belok ke sekolah
kencana, belok ke kencana permai II/4

Notes:

Tidak diperkenankan membawa anak kecil, anak bayi, anak balita, kecuali bapaknya
anak-anak.

Powered By:

Rumah Baca AsmaNadia
PembacaAsmaNadia@yahoogrou

ps.com
Cp: Sita : HP 0817852314

Salam,
Moderator Bersama