Yang Penting Ikhlas!

Break dulu ah dari cari caleg. Puyeng. Belum yang DPD. Halaah…. hese pisan.

So eniwe, pagi ini seperti biasa mengaji dulu lah kita, recharge baterei sekalian nambah ilmu. Malu dong dah jadi emak2 masa baca Qurannya masih belepotan nah hari ini meneruskan baca surat Gunung atau Hijr, lagi yang bagian percakapan Allah dengan Iblis. (Btw, baru tau kalau Jin lagi diem2 aje namanya Iblis tapi kalau sedang melakukan kejahatan baru namanya Setan. Setan itu nama profesi toh.) Jadi jin terbuat dari api, manusia dari tanah trus malaikat disuruh sujud pada manusia (Adam). Malaikat mau memberi hormat sama manusia tapi si Jin ini ogah karena terbuat api kerenan gw dong… kali gitu ye kalo si Jin anak gaul. Singkat cerita Iblis kan nego minta waktu sampai hari pembalasan supaya bisa menggoda manusia kecuali yang hamba-hambaMu yang ikhlas!

Nah tuh. Makanya, kata guruku lagi, kita bisa menemukan aneka kriminalitas dilakukan oleh orang yang konon kiai, ustadz, guru agama, dll. Itu karena mereka menjadikan itu sebagai profesi dan bukan atas keihklasan hatinya kepada Allah. Kalau dia ikhlas niscaya dia tidak akan tergoda. Iblisnya dah bilang sendiri kok. Whew. Lagi-lagi kita kembali ke ilmu Ikhlas. Kiamat Sudah Dekat, ikhlas! (kapan itu serial di dvdkan yaks? SCTV, ayolah… tega benar dikau Citra Sinema nggak boleh menDvdkan serialnya sendiri :p )

Mulailah dari yang kecil seperti membiasakan membaca Quran meski hanya satu ayat sehari. “Jangan jadikan rumahmu kuburan” maksudnya rumah yang sering dibacakan ayat Quran akan dijauhi Setan. Buat si Setan rumahnya akan terasa panas dan dia gak akan tahan untuk berlama-lama di rumah kita. Kalo dipikir-pikir padahal kan dia terbuat dari api kok gak tahan panas yaks? Hiii…

On another note, si jin jadi kagak ade matinyeee…. dia hidup terus sampai hari akhir. Karena itu menurut yang bisa liat, suka ada jin yang udah tuiiiir banget. Udah loyo, dieeem aja di atas puun beringin nggak bisa ngapa2in lagi. Ih kalo dipikir-pikir apa enaknya ya jadi tua ngadeprok aja gak bisa kemana-mana tapi juga gak mati2? Plus itu juga kenapa hidup makin banyak godaan ya. Setannya makin banyak dimana-mana. Lha kagak mati2 sementara terus berkembang biak.

Pada akhirnya hidup ini memang masalah. Mereka yang masih hidup pasti akan menemui masalah. Hidup ini juga pilihan. Tentukan pilihanmu dengan baik. (aih ini kenapa masih aja nyelip semangat ‘kampanye’?) Mulai dari mensyukuri segala nikmat yang kecil-kecil agar bisa menikmati nikmat yang besar. Selalu memohon ampun dan meminta bantuanNya agar hidayah ini tidak hilang. Amin.

Advertisements

One thought on “Yang Penting Ikhlas!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s