Cinta, Cantik, Cukup?

Sama si T(eman) kemaren ngobrol lagi, meneruskan topik yang kemarin. Sekarang kita membahas masalah fisik. Si T ingin pasangan yang cantik dan lebih pendek dari dia. Duh, lagi-lagi bikin ketawa. Aduh T, kamu kok ya masih juvenile banget sih. Masih mikirin tinggi badan, paras, umur trus dia tanya, emang cantik nggak penting? Lha ya tentu penting dong. Rasa ketertarikan itu sebaiknya ada, kalau sama sekali nggak ada ya kok ngenes amat ya. Pokoknya yang penting dia itu menarik untuk kita. Peduli amat ama orang lain karena selera itu sangat subyektif. Tetap agamanya yang paling penting. Kita dapat pasangan yang cantik dan sempurna secara fisik tapi ternyata agamanya berantakan kan repot dong.

Lalu dia tanya, apakah saya cinta pada pandangan pertama sama si Gibol. Jawab saya, “Tidak!” Lah, T jadi kaget, lho kok enggak? Lha ya emang enggak kok nawar? Trus kenapa tetap menikah dong kalau nggak cinta? Lho siapa bilang saya nggak cinta ama si Gibol? Saya cuma tidak cinta pada pandangan pertama. Entah pada pandangan keberapa saya akhirnya jatuh cinta sama dia

Pertanyaan terakhir T, kaya perlu tidak? Jawaban saya sama lagi seperti jawaban diatas, perlu tapi bukan yang utama. Realistis aja, hidup ini perlu uang, tapi jangan menjadikan uang sebagai yang utama. Meski jangan juga kita jadi sombong dan berkata, “Aku sanggup hidup susah!” Wah ya kalau begitu sih terserah ya, tapi saya sih nggak mau harus bersusah-sudah. Kalau hidup susah, kapan bisa menjalankan agamanya? Guru saya pernah bilang, gimana mau naik Haji kalau untuk makan sekali sehari aja susah. Gimana mau bayar zakat atau bisa ikut berqurban kalau semuanya sudah habis hanya untuk makan? Tapi ya ini saya lho. Lain orang lain pendapat.

T manggut-manggut dan seperti biasa percakapan kami diputus adzan. Mudah-mudahan T nggak pusing sama jawaban-jawaban saya

Advertisements

6 thoughts on “Cinta, Cantik, Cukup?

  1. Hi sis, šŸ˜€ neeh saya baca postingannya…. he…hew mirip saya bgt a couple years a go, saran saya buat T(eman) … jangan mesra! and banyak2 brainstorming ma mbak sita he…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s